Cegah Penularan, Calon Kepala Desa Harus Jalani Tes Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Sabtu, 11 Juli 2020, 16:13 WIB
Cegah Penularan, Calon Kepala Desa Harus Jalani Tes Covid-19
Pelaksanaan Swab dan Rapid Massal di Ciamis/RMOLJabar
Kecil Besar
rmol news logo Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Ciamis akan digelar pada 15 Agustus mendatang.
HUT RMOL news

Gerakan Pemuda Ansor Ciamis pun menyarankan agar para calon kepala desa terlebih dahulu menjalani tes rapid atau swab untuk pencegahan penularan Covid-19.

“Pemilihan kepala desa harus berjalan tanpa menimbulkan risiko penularan virus corona baru atau Covid-19. Maka dari itu calon kepala desa harus dites corona,” kata Ketua Ansor Ciamis, Maulana Sidik dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (11/7).

Menurutnya, penundaan Pilkades Serentak 2020 beralasan karena adanya bencana non alam pandemik Covid-19. Kemungkinan, lanjutnya, sampai Agustus nanti pandemik belum bisa dikatakan berakhir.

“Sehingga semua harus dapat dilaksanakan dengan protap kesehatan penanganan Covid-19 termasuk Pilkades harus tes. Boleh rapid atau swab sesuai kemampuan pemerintahnya,” ujarnya.

Sidik juga memadankan hal tersebut dengan santri yang harus dites corona ketika akan kembali ke pondok pesantren, dengan alasan protokol kesehatan.

“Santri saja sekarang harus tes ketika mau mondok lagi. Pesantren saja harus menerapkan protap kesehatan,” ucapnya.

Sidik menegaskan, calon kepala desa harus segera dites corona lantaran saat ini sudah berjalan tahapan Pilkades. Pergerakan kandidat dari rumah ke rumah, dari kegiatan ke kegiatan berjalan lagi.

“Siapa yang bisa pantau ketaatan mereka pada protap? Karenanya untuk memastikan kandidat itu sehat, ya dites,” demikian Sidik. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA