POP region Jatim secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Fatayat NU, Anggia Ermarini di GOR Lembu Peteng. Sedikitnya sebanyak 1.500 peserta memadati acara ini dan sempat melakukan senam bersama.
Dalam kesempatan ini, Anggia menegaskan kembali tentang tekad kuat Fatayat NU untuk memajukan bangsa melalui ajang olahraga. Kata dia, jika olahraga sudah menjadi gaya hidup dan membudaya, lama-lama orang akan merasa olahraga itu hal yang ringan dan gampang dilakukan.
“Saya yakin perempuan yang disebut sebagai tiang negara harus sehat lahir batin agar negara ini kuat," kata Anggia saat membuka acara, Jumat (20/7).
Indonesia, kata dia, masih menjadi negara dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah. Salah satu, indikatornya adalah olahraga masih belum rutin dilakukan. Terutama bagi perempuan, olahraga masih dianggap hal yang serius dan biasanya hanya disukai kaum lelaki.
Dia berharap POP bisa membangunkan semangat perempuan dalam berolahraga. Selain itu, POP juga diharapkan bisa menjadi merupakan ajang pelestarian olahraga tradisional, seperti gobak sodor yang menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di POP.
"Seperti mengenang masa kecil dulu, ketika main sodor dan menang rasanya bangga sekali. Nah, kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan ini?" imbuhnya.
Sebanyak 31 organisasi perempuan dan klub dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur berpartisipasi dalam POP region Jatim ini. Ada tiga cabor yang dipertandingkan yaitu bola voli, bulutangkis dan gobak sodor. Dengan total keseluruhan peserta mencapai 385 orang dengan klasifikasi cabor bola voli 16 tim, bulutangkis 15 tim dan gobak sodor 16 tim.
[ian]
BERITA TERKAIT: