Tragedi Danau Toba, Capres Dan Parpol Hanya Diam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Kamis, 05 Juli 2018, 08:18 WIB
Tragedi Danau Toba, Capres Dan Parpol Hanya Diam
Foto/RMOL
rmol news logo . Disayangkan tidak ada calon presiden atau elit parpol yang buka suara terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara.

"Tragedi Toba ini tragedi kemanusiaan, capres diam, seluruh partai diam, termasuk presiden diam. Masalah ini harus diletakan sesuai amanat Pembukakan UUD 45, pemerintah melindungi segenap bangsa," ujar Ketua Petisi 28 Haris Rusly Moti di kediaman Ratna Sarumpaet, Bukit Duri, Jakarta, Rabu (4/7).

Menurut dia ketika para capres berjanji untuk sejahterakan rakyat, tapi di depan mata ada 164 warga negaranya hilang didiamkan.

"Di luar negeri nyawa satu orang itu berharga dan dicari kalau tidak ketemu, ini 164 manusia, bukan hewan," tegas Moti.

Pria asal Maluku Utara ini sangat mengapresiasi keberanian aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet yang membela keluarga korban untuk proses pencarian jenazah terus dilakukan oleh pemerintah.

Menurut dia, sesuai keyakinan agama yang dianutnya, menolong satu orang sama saja menolong seluruh umat manusia.

"Malaysia saja pencarian MH370 tidak pernah dihentikan. Itu di lautan lepas, ini hanya di Danau Toba tapi dihentikan," pungkasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA