"Kebangkitan itu berdasarkan iman, ilmu dan amal saleh guna mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial. Demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa," ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/9).
MUI menyerukan kepada kaum muslimin agar memasuki tahun baru 1439 Hijriah dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan. Serta senantiasa mengharap ridho Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang dan damai.
"Seraya kita berdoa semoga di tahun 1439 Hijriyah ini dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara," kata Zainut.
Kaum muslimin juga diminta dapat mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun) dan bersikap adil (itidal) dalam menjalankan ajaran agama. Dengan begitu, umat Islam agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit dalam menjalankan ajaran agama demi mewujudkan ukhuwah Islamiyyah yang hakiki untuk menuju persatuan umat dan bangsa.
"MUI mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengembangkan toleransi dan wawasan kebhinnekaan sejati," ujar Zainut.
Lebih dari itu, MUI juga mengajak umat Islam Indonesia menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, dan saling menghormati. Kemudian saling mencintai dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan atau ukhuwah wathaniyyah. Hal itu dilakukan dalam rangka memelihara keamanan negara dan kerukunan bangsa.
"Sebagai bentuk refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, kepedulian dan saling menolong antar sesama dalam kebajikan dan ketakwaan. Untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, bahagia, sejahtera lahir dan batin," demikian Zainut.
[wah]
BERITA TERKAIT: