Demikian disampaikan Ketua Umum PP IKA UNJ, Sugeng Suparwoto saat bersilaturahmi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta, Jumat 12 Juni 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua belah pihak
Sugeng mengatakan, sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri yang berlokasi penuh di Jakarta, alumni UNJ dinilai memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi positif terhadap problematika ibu kota, baik saat ini maupun pasca pemindahan status ibu kota negara.
“UNJ siap membantu berbagai program Pemprov DKI Jakarta, sehingga lebih berhasil dan mencapai tujuan," kata Suparwoto.
Sementara Pramono Anung berharap dalam menjalin kerja sama, IKA UNJ fokus pada isu zero waste dan konektivitas transportasi. Menurutnya, para penerima Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang setiap tahun mencapai 4.100 orang di UNJ bisa melakukan riset mengenai lingkungan dan konektivitas.
"Pemprov DKI selalu mendukung UNJ, bahkan KJMU terbesar diberikan oleh Pemprov ke UNJ,” ujar Pramono.
Sebagai langkah awal kerjasama strategis tersebut, Pramono dijadwalkan menjadi pembicara dalam Seminar Nasional “Jakarta Menuju Lima Abad: Dinamika Metropolitan dan Masa Depan Indonesia” yang akan diselenggarakan IKA UNJ pada acara Dies Natalis Universitas Negeri Jakarta, pada Sabtu 27 Juni mendatang.
Selain itu, dalam rangka perayaan besar 5 Abad Jakarta, PP IKA UNJ berencana menerbitkan buku hasil riset tentang toleransi beragama di Jakarta selama lima abad. Tidak ketinggalan, PP IKA UNJ juga tengah menyiapkan sebuah kelurahan di Kepulauan Seribu sebagai kelurahan binaan.
BERITA TERKAIT: