"Termasuk unsur perantara juga kita amankan bendahara dari salah satu parpol di sana (Bengkulu)," ujar Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (20/6).
Namun Febri enggan menjelaskan rinci partai politik mana yang turut terlibat. Bendahara parpol yang turut dibawa ke Jakarta itu kini tengah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK bersama tiga orang lainnya. Yakni, dua orang pihak swasta dan istri Ridwan Mukti, Lily Martiani.
"Kelimanya telah tiba di Jakarta dan kini sedang menjalani pemeriksaan. KPK memiliki waktu paling kama 24 jam untuk menentukan tersangka dari suap yang melibatkan penyelenggara negara itu," demikian Febri.
[san]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: