Akibat ulahnya tersebut, penerbangan maskapai itu terpaksa didelay.
"Yang bersangkutan tidak jadi ditahan karena masih sekolah, dan dijamin oleh orang tuanya," kata Kepala Bareskim Polri, Komjen Pol Budi Waseso di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (9/7).
Buwas menambahkan, saat ini penyidik masih menelusuri motif perbuatan Ilham tersebut.
"Pak Vitor yang berada di Singapura juga akan mengonfirmasi terkait peneroran bom terhadap kepolisian Singapura," tambahhnya.
Tersangka sudah pasti dibidik polisi Singapura karena tindakannya itu sempat membuat panik penumpang maskapai.
"Ya pasti dibidiklah," cetusnya.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: