"Bagi kami, usia bukan halangan untuk mengabdi. Sekali Bhayangkara tetap Bhayangkara," tegas Firli.
Menurut Firli, seluruh purnawirawan Polri tetap memiliki tanggung jawab moral untuk terus memikirkan masa depan bangsa. Pengabdian kepada Indonesia, kata dia, tidak berhenti hanya karena masa dinas di institusi kepolisian telah berakhir.
"Sebagai insan Bhayangkara, kami tidak pernah berhenti memikirkan Indonesia. Mengabdi kepada nusa dan bangsa tidak boleh berhenti selama hayat masih dikandung badan," ujar Firli, yang juga pernah menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan.
Peringatan HUT ke-27 PP Polri berlangsung khidmat dan sederhana. Acara diawali dengan penayangan perjalanan kegiatan organisasi sepanjang tahun 2026, dilanjutkan pemberian penghargaan kepada sejumlah jenderal polisi, serta ditutup dengan pemotongan tumpeng.
Sejumlah tokoh senior Polri turut menghadiri acara tersebut, di antaranya mantan Kapolri Jenderal Pol (Purn) Soetanto, Jenderal Pol (Purn) Da'i Bachtiar, Jenderal Pol (Purn) Sutarman, dan Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo. Hadir pula Staf Khusus Presiden Bidang Kamtibmas dan Reformasi Polri, Jenderal Pol Ahmad Dofiri, serta Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (Pepabri), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Polri Jenderal Pol (Purn) Bambang Hendarso Danuri mengatakan organisasi yang dipimpinnya terus berkembang dan berkomitmen memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Menurut Bambang, selain aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, PP Polri juga terus menyampaikan berbagai masukan strategis demi perbaikan institusi Polri.
"PP Polri akan terus menjaga komitmen dan konsistensi untuk memberikan masukan dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi," ujar mantan Kapolri yang akrab disapa BHD itu.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: