Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Luar Negeri Jamaika, Kamina Johnson Smith menyambut adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797 yang mendukung upaya Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya dalam memfasilitasi serta menjalankan perundingan dengan Rencana Otonomi Maroko sebagai dasar.
Dalam komunike bersama yang ditandatangani Johnson Smith dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita, disebutkan bahwa otonomi nyata di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak untuk dijalankan.
"Dukungan penuh untuk Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya dalam memfasilitasi dan melakukan negosiasi, dengan menjadikan Rencana Otonomi Maroko sebagai dasar, dan menegaskan bahwa otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi yang paling layak," demikian isi komunike tersebut dikutip Jumat, 25 September 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB itu, Jamaika juga memberikan apresiasi terhadap upaya diplomatik Maroko untuk membangun konsensus internasional dan menciptakan momentum dukungan terhadap Rencana Otonomi di bawah kepemimpinan Raja Mohammed VI.
Kedua menteri kemudian sepakat melanjutkan konsultasi politik antara Maroko dan Jamaika serta mengoordinasikan posisi kedua negara terkait berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama.
BERITA TERKAIT: