Chile Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Selasa, 22 September 2026, 16:44 WIB
Chile Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara
Representative Image (Foto: AI)
Kecil Besar
rmol news logo Chile menyatakan dukungannya terhadap kedaulatan Kerajaan Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk kawasan Sahara. 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam komunike bersama yang ditandatangani setelah pertemuan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita dengan Menteri Luar Negeri Chile Francisco Pérez Mackenn di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81, New York awal pekan ini.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Presiden Chile José Antonio Kast. 

Dalam komunike bersama, Chile juga menyatakan dukungan terhadap proposal otonomi yang diajukan Maroko pada 2007 sebagai solusi politik yang adil, berkelanjutan, dan dapat diterima bersama.

"Chile mendukung kedaulatan Kerajaan Maroko atas seluruh wilayahnya, termasuk wilayah Sahara, dan menganggap usulan otonomi yang diajukan oleh Maroko pada tahun 2007 sebagai solusi politik yang adil, langgeng, dan dapat diterima bersama," isi komunike tersebut, dikutip Selasa, 22 September 2026.

Dukungan tersebut juga akan diterjemahkan ke dalam langkah bilateral. Chile menyatakan akan mendorong peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan di kawasan Sahara Maroko guna memperkuat investasi, perdagangan, dan pengembangan produktif.

"Chile telah memutuskan untuk menerjemahkan dukungannya ke dalam tindakan bilateral dan akan mempromosikan peluang kerja sama ekonomi dan perdagangan di wilayah Sahara Maroko untuk memperkuat investasi, perdagangan, dan pembangunan produktif," ungkap Chile.

Selain itu, Chile menyambut dan mendukung Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797/2025. Chile juga bergabung dalam seruan agar para pihak terlibat dalam perundingan tanpa prasyarat dengan berlandaskan proposal otonomi Maroko, guna mencapai solusi politik definitif yang dapat diterima seluruh pihak.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri juga menandatangani Terms of Reference untuk memulai negosiasi perjanjian perdagangan bebas antara kedua negara.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA