Athena menilai rencana tersebut memiliki dasar yang serius dan kredibel dalam proses politik yang berada di bawah naungan PBB.
Menteri Luar Negeri Yunani George Gerapetritis menyampaikan sikap tersebut setelah bertemu Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita yang tengah melakukan kunjungan ke Athena.
Menurut Gerapetritis, inisiatif otonomi Maroko berpotensi menjadi jalan keluar paling memungkinkan untuk mencapai penyelesaian definitif atas sengketa regional tersebut.
"Usulan otonomi Maroko merupakan kontribusi yang serius dan kredibel terhadap proses PBB yang sedang berlangsung, dan bisa menjadi solusi paling layak untuk penyelesaian definitif sengketa regional atas Sahara Maroko," ujar Gerapetritis dalam pernyataannya kepada pers, dikutip Rabu, 9 September 2026.
Dia menegaskan posisi Yunani juga sejalan dengan sikap bersama Uni Eropa dalam mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi dan negosiasi.
Athena, kata dia, mendukung upaya Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal PBB untuk mempertemukan para pihak dalam proses perundingan yang berorientasi pada solusi berkelanjutan.
Sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2025-2026, Yunani juga menyatakan menyambut pengesahan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2797.
Dukungan Yunani sekaligus memperkuat posisi inisiatif otonomi Maroko di tengah upaya diplomatik untuk mencapai penyelesaian definitif.
BERITA TERKAIT: