Ucapan tersebut disampaikan melalui akun media sosial X resmi Kementerian Luar Negeri Iran. Dalam unggahannya, Iran menyampaikan penghormatan kepada Indonesia sebagai negara sahabat dan saudara.
“Republik Islam Iran dengan tulus mengucapkan selamat kepada bangsa dan pemerintah Republik Indonesia yang bersahabat dan bersaudara atas Hari Kemerdekaannya," tulis Kemlu Iran, dikutip Senin, 17 Agustus 2026.
Iran juga menegaskan komitmennya untuk terus mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia.
“Kami tetap berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama di seluruh bidang yang menjadi kepentingan dan memberikan manfaat bersama," lanjut pernyataan tersebut.
Hubungan Indonesia dan Iran sendiri telah berlangsung selama puluhan tahun. Menurut keterangan yang dihimpun dari laman Kementerian Luar Negeri RI, hubungan diplomatik kedua negara dimulai pada 1950 dan terus berkembang di berbagai sektor. Pada 2025, Indonesia dan Iran juga memperingati 75 tahun hubungan diplomatik.
Kerja sama kedua negara mencakup perdagangan dan ekonomi. Indonesia dan Iran telah menandatangani Perjanjian Perdagangan Preferensial Indonesia-Iran (II-PTA) pada Mei 2023. Pada 2024, total perdagangan kedua negara mencapai 217,3 juta Dolar AS. Indonesia mengekspor antara lain kacang-kacangan, sepeda motor, asam lemak industri, papan serat kayu, dan suku cadang kendaraan ke Iran.
Kerja sama juga mencakup sektor kesehatan dan teknologi. Indonesia dan Iran mengembangkan kolaborasi dalam riset obat-obatan, stem cell, nanoteknologi, dan bioteknologi. Kedua negara bahkan telah menjalankan proyek robotic telesurgery dan telemedicine di sejumlah fasilitas kesehatan Indonesia.
Di bidang sains dan teknologi, kedua negara memiliki kerja sama yang mencakup ilmu kebumian, teknologi nano, teknologi kedirgantaraan, kedokteran, stem cell, dan bioteknologi. Kerja sama ini juga diarahkan pada penelitian bersama, peningkatan kapasitas, serta pengembangan industri.
Sementara di bidang pertahanan, Indonesia dan Iran telah menandatangani Letter of Intent pada 2022 yang mencakup pertukaran kunjungan pejabat, pendidikan dan pelatihan militer. Iran juga menawarkan peluang kerja sama produksi bersama alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan transfer teknologi.
Kerja sama lainnya meliputi pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, ketahanan keluarga, pertanian, perikanan, migas, kebudayaan, serta berbagai forum konsultasi bilateral.
BERITA TERKAIT: