Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Donald Trump Mulai Ngablu: Iran Mau Saya Jadi Pemimpin Tertinggi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Kamis, 26 Maret 2026, 19:11 WIB
Donald Trump Mulai Ngablu: Iran Mau Saya Jadi Pemimpin Tertinggi
Donald Trump. (Foto: tangkapan layar video Eric Daugherty)
rmol news logo Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan kontroversial terkait situasi di Timur Tengah, khususnya hubungan Washington dengan Teheran.

Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa langkah yang dilakukan AS terhadap Iran belum pernah terjadi sebelumnya. Ia juga menyebut bahwa pihak Iran saat ini tengah melakukan negosiasi dan sangat menginginkan kesepakatan.

“Mereka sedang bernegosiasi. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan, tetapi mereka takut untuk mengatakannya,” ujar Trump dikutip redaksi, Kamis, 26 Maret 2026.

Lebih lanjut, Trump menyebut ketakutan tersebut muncul karena kekhawatiran terhadap reaksi internal di Iran, bahkan ancaman terhadap keselamatan mereka sendiri.

“Karena mereka merasa bisa dibunuh oleh rakyat mereka sendiri. Mereka juga takut akan dibunuh oleh kita,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Trump juga menyinggung posisi kepemimpinan di Iran yang menurutnya tidak diinginkan oleh siapapun.

“Belum pernah ada pemimpin yang setidak mau menjabat seperti pemimpin Iran,” katanya.

Bagian paling mencolok, Trump mengklaim mendengar pernyataan dari pihak Iran yang disebutnya tidak menginginkan posisi tersebut, bahkan menyebut ada tawaran untuk menjadikannya sebagai “Pemimpin Tertinggi” Iran.

“Kami mendengarnya dengan sangat jelas, mereka berkata, ‘Kami ingin menjadikan Anda Pemimpin Tertinggi berikutnya.’ Tidak, terima kasih. Saya tidak menginginkannya,” ucap Trump.rmol news logo article
EDITOR: ADE MULYANA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA