Kunjungan itu dilakukan tepat lima bulan setelah Presiden Nicolas Maduro digulingkan dalam operasi kilat dan dibawa ke New York untuk menjalani persidangan.
Menurut laporan Juru bicara Kepala Staf Gabungan AS, Joe Holstead, agenda diisi dengan pertemuan bersama para pemimpin pemerintahan sementara Venezuela.
Pembahasan berfokus pada stabilitas negara Amerika Selatan tersebut serta implementasi rencana Washington untuk Venezuela pasca-pergantian pemerintahan.
"Caine menekankan pentingnya stabilitas Venezuela, keamanan bersama di seluruh Belahan Barat, dan komitmen Pasukan Gabungan untuk memastikan implementasi rencana AS untuk Venezuela," ungkap Holstead di X.
Caine menjadi pejabat tinggi terbaru Amerika Serikat yang berkunjung ke Venezuela sejak Nicolas Maduro dilengserkan pada awal Januari lalu.
Sejak saat itu, pemerintahan Presiden Donald Trump mulai melonggarkan sanksi terhadap Venezuela, sementara Caracas mengesahkan reformasi di sektor hidrokarbon dan pertambangan untuk membuka peluang investasi swasta.
Selain bertemu para pejabat pemerintahan sementara, Caine juga mengunjungi Kedutaan Besar AS di Caracas yang baru kembali beroperasi.
Namun, Caine tidak bertemu Presiden sementara Delcy Rodriguez karena yang bersangkutan telah berangkat ke India untuk menjalani kunjungan kenegaraan internasional pertamanya sejak menduduki posisi puncak kepemimpinan Venezuela pasca-penggulingan Maduro.
BERITA TERKAIT: