Komitmen tersebut mengemuka dalam Pertemuan ke-17 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Malaysia yang dipimpin Menteri Luar Negeri (Menlu) di RI Sugiono dan Menlu Malaysia Mohamad Hasan di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia dan Malaysia sepakat untuk terus memperkuat kerja sama bilateral serta menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN.
“Hubungan antara Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekedar hubungan bilateral dua negara, karena Indonesia dan Malaysia berbagi DNA, budaya, bahasa, perbatasan, dan banyak hal yang sama,” tegas Menlu Sugiono.
Sebagai tindak lanjut Konsultasi Tahunan ke-13 antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim tahun lalu, kedua menteri meninjau perkembangan hubungan bilateral dan membahas sejumlah agenda prioritas.
Pembahasan meliputi penyelesaian isu perbatasan darat dan maritim, perlindungan warga negara dan pekerja migran Indonesia (PMI), akses pendidikan bagi anak PMI, hingga penguatan kerja sama di bidang ekonomi, investasi, energi, industri halal, kesehatan, pendidikan, sains dan teknologi, serta pariwisata.
Dalam pertemuan itu juga dicatat berbagai kemajuan kerja sama strategis, termasuk pengelolaan perbatasan darat dan maritim, penguatan konektivitas melalui inisiatif Roll-on/Roll-off Dumai-Melaka dan Johor-Batam, serta peningkatan kerja sama pertahanan dan keamanan, terutama di sektor maritim yang menjadi kepentingan bersama kedua negara.
Selain membahas agenda bilateral, kedua menlu turut bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global.
Indonesia dan Malaysia menegaskan pentingnya sentralitas ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan, mendorong upaya perdamaian di Myanmar, mendukung de-eskalasi konflik di Timur Tengah, serta menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Menutup pertemuan, kedua negara sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam berbagai forum internasional guna memperjuangkan kepentingan bersama negara-negara Global South.
Komitmen tersebut diharapkan dapat semakin memperkokoh kemitraan Indonesia-Malaysia yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
BERITA TERKAIT: