Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, penyidik masih memiliki ruang untuk melakukan pemeriksaan terhadap M Suryo yang namanya muncul dalam rangkaian penyidikan perkara tersebut.
"Untuk yang cukai masalah rokok terhadap MS, sebetulnya di perkara Bea Cukai yang sedang kita tangani masih ada kesempatan untuk tim penyidik melakukan beberapa pemeriksaan-pemeriksaan yang memang belum dilakukan," kata Taufik, dikutip Jumat 5 Juni 2026.
Menurut Taufik, KPK sebelumnya telah melayangkan panggilan kepada yang bersangkutan. Namun M Suryo meminta penjadwalan ulang karena alasan kesehatan.
"Di surat jawaban panggilan pertama itu yang bersangkutan berkirim surat ke tim penyidik bahwa minta
reschedule karena kondisi sakit dan segala macam," kata Taufik.
Karena itu, penyidik masih mempertimbangkan langkah selanjutnya, apakah akan kembali melayangkan panggilan atau menunggu itikad M Suryo untuk memenuhi panggilan yang telah disampaikan sebelumnya.
"Itu akan kita pertimbangkan lagi apakah akan dilakukan panggilan lagi atau menunggu jadwal dari yang bersangkutan untuk datang sendiri ke KPK," kata Taufik.
Sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap M Suryo pada Kamis 2 April 2026. Namun yang bersangkutan tidak hadir dan menyampaikan alasan sakit setelah mengalami kecelakaan.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, sebelumnya memastikan pemanggilan ulang terhadap M Suryo hanya tinggal menunggu waktu.
"Waktu panggilan pertama kalau enggak salah, kan, sakit ya karena habis kecelakaan. Setelah itu mungkin ya tinggal tunggu jadwal saja," kata Setyo di Serang, Banten, Kamis, 21 Mei 2026.
Hingga awal Juni 2026, genap lebih dari satu bulan sejak panggilan pertama dilayangkan, M Suryo belum juga memenuhi panggilan penyidik KPK.
BERITA TERKAIT: