"Pengadilan memerintahkan untuk menghukum Oleg Valeryevich Sokolov selama 12 tahun penjara berdasarkan Bagian 1 Pasal 105 (pembunuhan) dan satu tahun enam bulan penjara berdasarkan Bagian 1 Pasal 222 KUHP Rusia (kepemilikan senjata ilegal)di rutan berkeamanan tinggi, tanpa denda," kata Hakim Yulia Maximenko, Pengadilan Distrik Oktyabrsky di St. Petersburg, Jumat (25/12).
Oleg Sokolov (64) mantan profesor sejarah di St Petersburg State University, ditangkap di sebuah sungai pada November tahun lalu dengan tas berisi potongan lengan Anastasia Yeshchenko, seorang mahasiswi pascasarjana berusia 24 tahun.
Sokolov mengaku bersalah atas pembunuhannya, tetapi dia mengatakan kepada pengadilan bahwa dia tidak merencanakan pembunuhan tersebut. Dia mengaku kalap saat pasangan gelapnya itu membuat komentar yang dianggapnya menghina tentang anak-anaknya dari istrinya, seperti dikutip dari
Reuters, Jumat (25/12).
Jaksa penuntut awalnya meminta pengadilan di St Petersburg untuk memenjarakannya selama 15 tahun. Sokolov mengatakan akan sangat tersiksa oleh hukuman itu dan meminta keringanan.
Dalam putusan yang dibacakan pengadilan, hakim mengatakan Sokolov telah menembak Yeshchenko empat kali dengan senapan sebelum memutilasinya dengan pisau dan gergaji, lalu memasukkannya ke dalam tas. Setelah itu dia mengeluarkan bagian-bagian tubuh itu dari tas dan membuangnya di Sungai Moyka, St Petersburg.
Ia sempat membuang ponselnya di sungai dekat rumahnya. Kemudin membuang potongan lengan ke sungai. Namun potongan lengan itu ternyata tidak tenggelam dan malah terapung. Dia pun masuk ke air yang sangat dingin. Tubuh Sokolov mengigil dan beku, dia tidak dapat bergerak di dalam air karena kedinginan. Saat itulah dia kemudian ditangkap, kata hakim.
Selain vonis karena pembunuhan keji, pengadilan juga memutuskan dia bersalah atas kepemilikan senjata dan itu termasuk dalam hukuman 12,5 tahun.
Sokolov adalah pakar Napoleon Bonaparte dan dianugerahi penghargaan Legion of Honor order of merit oleh Prancis.
Penangkapannya ini menjadi berita yang mengejutkan.
BERITA TERKAIT: