Kunjungan tersebut dikabarkan akan diisi dengan pertemuan antara Zelenskyy dan pemimpin Suriah, Ahmed al Sharaa membahas situasi keamanan kawasan serta peluang kerja sama antarnegara.
Setibanya di ibu kota Suriah itu, Zelenskyy mengumumkan kedatangannya melalui unggahan di media sosial.
“Kami telah tiba di Damaskus. Pertemuan penting menanti,” kata Zelenskyy dikutip dari
TRT World.
Ia juga menegaskan bahwa setiap negara dan kawasan berhak menikmati kehidupan yang damai. Seorang pejabat senior yang mengetahui agenda kunjungan tersebut mengatakan, pembahasan akan mencakup kerja sama antarnegara serta situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Kantor berita resmi Suriah
Syrian Arab News Agency (SANA) bahkan merilis foto yang memperlihatkan Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al Shaibani menyambut kedatangan Zelenskyy dan Hakan Fidan di landasan Bandara Damaskus.
Kunjungan Zelenskyy ke Suriah dilakukan setelah sebelumnya ia bertolak ke Turki pada Sabtu, 4 April 2026 serta melakukan tur ke sejumlah negara Teluk pekan lalu.
Dalam rangkaian lawatan tersebut, Zelenskyy berupaya memperkuat kerja sama keamanan sekaligus menawarkan pengalaman Ukraina dalam menghadapi serangan drone untuk ditukar dengan dukungan sistem pertahanan udara.
Ukraina saat ini masih menghadapi serangan intensif drone dan rudal dari Rusia hampir setiap hari. Kiev juga sangat bergantung pada pasokan amunisi sistem pertahanan udara Patriot Missile System dari AS.
Namun, pasokan tersebut dikhawatirkan terganggu akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah, terutama perang antara AS dan Israel melawan Iran.
BERITA TERKAIT: