Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Menantang Amerika, Kapal Minyak Rusia Berlayar Menuju Kuba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 30 Maret 2026, 09:19 WIB
Menantang Amerika, Kapal Minyak Rusia Berlayar Menuju Kuba
Kapal tanker Rusia Anatoly Kolodkin menuju Kuba (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube CTV)
rmol news logo Sebuah kapal tanker minyak Rusia dilaporkan sedang menuju Kuba, menantang blokade bahan bakar Amerika Serikat (AS) yang selama ini membatasi pasokan energi ke negara tersebut. 

Berdasarkan data pelacakan maritim, kapal bernama Anatoly Kolodkin dijadwalkan tiba pada Senin, 30 Maret 2026, waktu setempat, dengan membawa sekitar 730.000 barel minyak mentah.

AFP melaporkan, pada Minggu, kapal tersebut terpantau berada di utara Haiti dan bergerak menuju pelabuhan Matanzas di Kuba bagian barat. Informasi ini dikonfirmasi oleh perusahaan analisis maritim Kpler.

Situasi ini terjadi di tengah krisis energi yang semakin parah di Kuba. Sejak Januari, negara itu kehilangan salah satu pemasok minyak utamanya setelah pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro, diculik dan ditangkap oleh pasukan AS. Kondisi tersebut memperburuk pasokan energi bagi Kuba yang selama ini bergantung pada impor minyak.

Presiden AS Donald Trump bahkan sempat mengancam akan menjatuhkan tarif kepada negara mana pun yang tetap mengirimkan minyak ke Kuba. Ia juga pernah melontarkan wacana kontroversial terkait kemungkinan “mengambil alih” pulau tersebut.

Jorge Pinon, pakar energi Kuba dari Universitas Texas di Austin, mengaku terkejut karena AS tidak berupaya mencegat kapal tanker Rusia tersebut sebelum mendekati Kuba. Menurutnya, peluang untuk menghentikan kapal itu kini hampir tidak ada. "Begitu kapal memasuki perairan Kuba, akan sangat sulit bagi pemerintah AS untuk melakukan intervensi," jelasnya 

Di sisi lain, Kuba sedang menghadapi kebutuhan mendesak akan bahan bakar, khususnya solar. Pemerintah setempat menyatakan belum menerima pasokan minyak baru sejak Januari, sehingga krisis energi semakin dalam.

Presiden Miguel Diaz-Canel pun terpaksa memberlakukan langkah-langkah darurat, termasuk penjatahan bahan bakar secara ketat. Dampaknya, harga energi melonjak, transportasi umum berkurang, dan sejumlah maskapai menghentikan penerbangan ke Kuba. Kondisi ini semakin menekan perekonomian negara yang sudah rapuh.

Selain itu, warga Kuba juga harus menghadapi pemadaman listrik yang berulang akibat pembangkit listrik tua yang tidak mampu memenuhi kebutuhan. Sejak 2024, tercatat sudah terjadi tujuh kali pemadaman listrik nasional, termasuk dua kali dalam bulan ini saja.

Kapal Anatoly Kolodkin sendiri diketahui memuat minyak dari pelabuhan Primorsk, Rusia, pada 8 Maret. Kapal ini sempat dikawal oleh kapal angkatan laut Rusia saat melintasi Selat Inggris sebelum akhirnya berpisah di Samudra Atlantik.rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA