"Untuk melengkapi pasukan garis depan Angkatan Darat, Dewan Akuisisi Pertahanan juga menyetujui senapan serbu SIG SAUER dengan biaya sekitar 107 juta dolar AS," terang Kementerian Pertahanan India, dikutip dari
Sputnik.
Senapan serbu SIG716 merupakan jenis baru yang menggabungkan struktur senapan serbu SIG516 dengan peluru kaliber 7.62mm. SIG716 memiliki keunggulan lebih dengan laras 16 inci, handguard M-LOK, dan stok teleskop 6 posisi.
Pengadaan senapan serbu SIG716 baru merupakan bagian dari rencana yang disusun Angkatan Darat India sejak Oktober 2017 silam. Termasuk memperoleh 700.000 unit senapan serbu, 44.000 senapan mesin ringan, dan hampir 44.600 karabin.
Senapan serbu ini akan dipasok selama 1 tahun untuk memenuhi kebutuhan mendesak Angkatan Darat India.
Awal tahun ini, Angkatan Darat India juga telah mendatangkan puluhan ribu unit senapan serbu SIG716 pada pembelian gelombang pertama.
Senapan yang diproduksi di fasilitas SIG SAUER di New Hampshire ini merupakan pengganti dari senapan serbu INSAS yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan negara, Ordnance Factor Board (OFB).
Setelah kontrak ini selesai, kerjasama berikutnya adalah pembelian ribuan senapan serbu AK-203 Indo-Rusia.
BERITA TERKAIT: