Kabar itu diungkap Menteri Luar Negeri Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Dikatakan bahwa Pemerintah akan melakukan penjaringan untuk menentukan putra terbaik yang berkesempatan mengikuti program tersebut.
“Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Bapak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonautnya Rusia,” kata Sugiono.
Menlu menegaskan, keikutsertaan dalam program kosmonaut merupakan indikator penting bagi kemajuan suatu negara dalam penguasaan teknologi tinggi.
Negara yang mampu mengirim manusia atau perangkat ke orbit dinilai memiliki keunggulan signifikan di bidang tersebut.
“Karena ini merupakan satu parameter bahwa suatu negara memiliki keunggulan di bidang teknologi, kemudian bisa mengirimkan awak ataupun alat ke orbit,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: