Ajak Warganya Ramaikan Restoran, Presiden Meksiko Tuai Kritikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Selasa, 24 Maret 2020, 14:56 WIB
Ajak Warganya Ramaikan Restoran, Presiden Meksiko Tuai Kritikan
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador/Net
rmol news logo Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador memicu kontroversi di tengah pandemik corona atau Covid-19 yang menghantui dunia.

Alih-alih menerapkan rekomendari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghentikan penyebaran infeksi, Lopez Obrador justru meminta warganya untuk terus menjalankan bisnis.

Dalam video yang diunggah Lopez Obrador di Facebook pada Minggu malam (22/3), ia mengatakan tidak boleh untuk mengambil langkah berlebihan dengan tetap tinggal di dalam rumah dan melakukan social distancing.

"Kita akan terus menjalani kehidupan normal, dan pada saat yang tepat, presiden akan memberi tahu anda semua kapan untuk melindungi diri," katanya seperti dimuat AA.

Lebih lanjut, Lopez Obrador juga menyarankan agar orang-orang untuk terus pergi ke toko-toko seperti restoran selama masih menjaga jarak aman satu sama lain.

Ia bahkan mempromosikan restoran La Teca di Oaxaca, negara bagian di barat daya Meksiko.

"Jika anda mampu melakukannya dan memiliki kapasitas ekonomi, terus bawa keluarga anda makan di restoran karena ini memperkuat ekonomi," terang Lopez Obrador.

Ia kemudian menjelaskan hal tersebut karena Oaxaca sejauh ini hanya memiliki dua kasus corona.

Namun, para ahli kesehatan sendiri telah berulang kali mengatakan kemungkinan banyak kasus yang belum dikonfirmasi seiring dengan banyaknya rumah sakit yang menolak untuk melakukan tes pada orang yang memiliki gejala.

Selain itu, Lopez Obrador juga mengatakan, orang-orang Meksiko sangat kebal karena memiliki akar kebudayaan yang menunjukkan mereka adalah orang yang lebih baik dari negara-negara lain.

Terlepas dari berbagai kontroversi dan kritikan tajam yang menyerangnya, Lopez Obrador juga mengatakan Meksiko siap untuk menghadapi wabah.

Data dari Johns Hopkins menunjukkan pada Selasa, Meksiko memiliki jumlah kasus sebanyak 367 dengan 4 orang meninggal dunia dan 4 lainnya telah pulih. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA