Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Jumat, 02 Januari 2026, 01:21 WIB
Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev
Ilustrasi euro Bulgaria. (Foto: Logos Press)
rmol news logo Bulgaria resmi mengadopsi euro sebagai mata uang nasional mulai 1 Januari 2026, sekaligus menandai status barunya sebagai anggota ke-21 zona euro. 

Bulgaria yang merupakan negara termiskin di Uni Eropa ini melompati negara-negara yang secara ekonomi dianggap lebih siap seperti Polandia, Republik Ceko, dan Hungaria, setelah sebelumnya bergabung dengan NATO, Uni Eropa, serta kawasan Schengen. 

Pemerintah menilai adopsi euro sebagai puncak integrasi Eropa. Namun jajak pendapat menunjukkan sekitar 6,5 juta penduduk Bulgaria terbelah hampir seimbang dalam menyikapi penggantian mata uang lev yang telah digunakan sejak 1881.

Penolakan datang terutama dari kelompok usia tua dan warga pedesaan. Usulan referendum yang diajukan Presiden Rumen Radev sendiri ditolak oleh pemerintahan sebelumnya.

Di sisi lain, pelaku usaha di perkotaan melihat euro sebagai kemudahan teknis dan peluang perdagangan.

Selama satu bulan, lev dan euro masih berlaku bersamaan. Namun seluruh kembalian wajib diberikan dalam euro, sebelum mata uang lama sepenuhnya dihentikan pada 1 Februari. 

Pemerintah juga membuka penukaran lev ke euro secara gratis di bank dan kantor pos hingga 30 Juni.

Meski pengawasan harga diperketat untuk mencegah pembulatan ke atas, kekhawatiran publik tetap ada.

Terutama di tengah krisis politik setelah pemerintah koalisi Perdana Menteri Rosen Zhelyazkov tumbang lewat mosi tidak percaya pada 11 Desember 2025 dan potensi pemilu kedelapan dalam empat tahun.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA