
Sedikitnya lima orang tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat dihantam topan Lingling di Korea Utara, Sabtu (7/9). Tak hanya menimbulkan korban jiwa, badai ini juga ikut merusak tanaman di tengah krisis pangan yang dihadapi.
"Tanaman jatuh, sebagian terendam dan lainnya terkubur di lahan pertanian seluas 46.200 hektare," kutip
KCNA dilansir
Al Jazeera, Minggu (8/9).
Pemerintah Korea Utara telah mengadakan pertemuan darurat pada Jumat (6/9). Dalam pertemuan tersebut Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un geram dan mengevaluasi para pejabatnya yang tidak berdaya melawan topan.
Tidak hanya Korut, Korea Selatan pun dihantam topan yang sama dan menelan 3 korban jiwa serta 27 orang lainnya terluka, Sabtu (7/9). Di Korea Selatan, badai mengakibatkan listrik padam di sekitar 160 ribu rumah dan membatalkan ratusan penerbangan.
Hingga Minggu pagi, Topan Lingling telah bergerak ke arah Vladivostok, Rusia.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: