Bantuan Inggris Untuk Korban Bencana Sulteng Capai Rp 280 Miliar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 24 Oktober 2018, 08:48 WIB
Bantuan Inggris Untuk Korban Bencana Sulteng Capai Rp 280 Miliar
Moazzam Malik/RMOL
rmol news logo Bantuan untuk korban bencana alam gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah harus tetap menjadi fokus utama.

Begitu kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik dalam menanggapi bantuan yang dilakukan negaranya terhadap korban bencana Sulawesi Tengah.

Dia menambahkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, kondisi Sulawesi Tengah masih cukup parah dan masih banyak korban yang belum menerima bantuan, terutama tempat tinggal sementara.

"Atau masih banyak keperluan jadi saya kira kalaupun ada banyak isu lain yang perlu perhatian di Indonesia saya kira pemerintah Indonesia, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), rakyat Indonesia dan negara sahabat untuk terus berfokus pada keperluan di lapangan (Sulteng)," ungkap Moazzam di Kedutaan Inggris untuk Indonesia, di Patra Kuningan, Jakarta, Selasa malam (23/10).

Dia menuturkan, hingga saat ini bantuan yang diberikan pemerintah dan masyarakat Inggris untuk korban bencana di Sulteng telah mencapai 280 miliar rupiah.

"Jadi sampai sekarang sudah 280 miliar rupiah sudah dikumpulkan di Inggris jadi ini menjadi dana yang sangat besar, LSM-LSM dan pemerintah Indonesia dan pemerintah Inggris terus mengawasi bagaimana anggaran ini bisa digunakan dengan baik," tutur Moazzam.

Nilai bantuan dana tersebut saat ini kata Moazzam sudah dikumpulkan dan dalam proses membagikan ke pihak-pihak yang akan mengkoordinasi bantuan tersebut.

"Saya juga menempatkan tim ahli dari London di Palu untuk mengawasi penyebaran bantuan kemanusiaan dan untuk mengecek hal dilapangan, jadi semua bantuan sudah disalurkan dan masih ada kolega yang masih bulak balik ke Palu untuk memeriksa situasinya," tandas Moazzam. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA