Saat ini, lebih dari 700 ribu orang masih tinggal di kamp-kamp pengungsi di Cox's Bazar.
Melalui keterangan tertulis yang diterima
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/9), Kedutaan Besar Rapublik Indonesia (KBRI) Dhaka, Bangladesh memberikan bantuan melalui Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) yang merupakan gabungan dari 11 lembaga kemanusiaan ini telah mencapai sekitar Rp 18 miliar hingga September 2018.
Nilai tersebut terdiri dari bantuan dalam bentuk pembangunan shelter pengungsi, pengiriman tenaga medis, penyediaan klinik darurat, penyediaan mobil klinik dan ambulans, bantuan pangan dan pendidikan, dan fasilitas ibadah.
Bantuan tersebut juga termasuk dari luar yang diberikan pemerintah Indonesia kepada pemerintah Bangladesh. Seperti 74 ton bahan pangan, pakaian, dan obat-obatan dalam delapan sorti pengiriman.
Selain itu, bantuan juga diberikan langsung masyarakat Indonesia melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti halnya ACT yang telah memberikan bantuan 1.000 integrated community shelter untuk pengungsi Rohingya, di luar bantuan Rp 18 miliar tersebut.
[lov]
BERITA TERKAIT: