Atas alasan itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung bereaksi keras atas tindakan para militer Palestina itu.
Dia menyebut Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu sebagai pemimpin negara apartheid yang telah menduduki lahan milik warga tak berdaya sejak 60 tahun lalu.
“Netanyahu adalah PM dari negara apartheid. Dia memiliki darah Palestina di tangannya,†ujar Erdogan dalam akun
Twitter @RT_Erdogan.
Dia pun meminta kepada Netanyahu dan warga Israel untuk membaca kembali 10 perintah Nabi Musa. Khususnya, tentang poin kemanusiaan.
“Ingin pelajaran tentang kemanusiaan? Baca 10 Perintah (Musa),†tukasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: