Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 10 April 2026, 09:51 WIB
Masjid Al Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup
Suasana salat berjamaah di Masjid Al Aqsa (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Al-Jazeera)
rmol news logo Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk umat Muslim setelah ditutup selama sekitar 40 hari oleh otoritas Israel di tengah meningkatnya ketegangan akibat aksi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Dikutip dari Anadolu Agency, Jumat 10 April 2026, masjid yang terletak di kawasan Kota Tua Yerusalem Timur ini dibuka kembali saat waktu subuh pada Kamis. Ketika azan berkumandang dan pintu gerbang dibuka, ratusan warga Palestina langsung berbondong-bondong memasuki kompleks Al-Haram al-Sharif untuk melaksanakan salat. 

Suasana haru menyelimuti lokasi tersebut, dengan banyak jamaah terlihat menangis dan bersujud syukur karena akhirnya dapat kembali beribadah di tempat suci tersebut.

Salat subuh berjamaah yang digelar saat itu menjadi momen penting karena merupakan ibadah bersama pertama sejak masjid ditutup. Selama lebih dari satu bulan sebelumnya, akses ke Masjid Al Aqsa benar-benar dibatasi.

Penutupan masjid Al-Aqsa dimulai pada 28 Februari 2026, bertepatan dengan dimulainya serangan terhadap Iran. Selama masa tersebut, hanya staf masjid dan pejabat Wakaf Islam yang diizinkan masuk, sementara warga Palestina tidak dapat beribadah di dalam kompleks. Akibatnya, banyak dari mereka terpaksa melaksanakan salat di masjid-masjid kecil di sekitar kota.

Situasi semakin memanas ketika Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki kompleks Masjid Al Aqsa pada 6 April saat lokasi itu masih dalam keadaan ditutup. Selain itu, otoritas Israel juga menutup Gereja Makam Suci, salah satu situs paling suci bagi umat Kristen, selama periode yang sama.

Penutupan Masjid Al Aqsa juga berdampak besar karena untuk pertama kalinya sejak pendudukan Yerusalem Timur pada tahun 1967, umat Muslim tidak dapat melaksanakan salat Idulfitri di sana.

Meski kini telah dibuka kembali, situasi ke depan masih belum sepenuhnya jelas. Pemerintah Israel diketahui telah memperpanjang status darurat hingga pertengahan April, namun belum ada kepastian apakah akses ke Masjid Al Aqsa akan tetap dibuka sepenuhnya atau kembali dibatasi. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA