Sikap itu disampaikan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Gabon Marie-Edith Tassyla-Ye-Doumbeneny dan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita yang berlangsung di Rabat, Selasa, 14 April 2026.
Menlu Gabon menegaskan kembali posisi negaranya yang konsisten mendukung otonomi Sahara Maroko sebagai satu-satunya solusi yang realistis dan kredibel atas sengketa regional tersebut.
"Rencana otonomi yang diusulkan oleh Maroko sebagai satu-satunya dasar yang serius, kredibel, dan berkelanjutan untuk mencapai solusi politik atas sengketa mengenai Sahara," ungkapnya.
Lebih lanjut, Menlu Gabon juga menyoroti langkah konkret negaranya melalui pembukaan Konsulat Jenderal Gabon di Laâyoune pada Januari 2020.
Ia menegaskan bahwa pembukaan perwakilan diplomatik tersebut memberikan bukti nyata tentang kemitraan yang kuat dan strategis yang menghubungkan kedua negara bersaudara di tingkat tertinggi, seiring meningkatnya pengakuan internasional terhadap posisi Maroko di kawasan tersebut.
BERITA TERKAIT: