Dinas Pertahanan Sipil Hawaii mengimbau kepada seluruh warga yang masih bertahan di rumah mereka di sekitar wilayah tersebut untuk segera mengungsi melalui jalan yang telah ditentukan.
Pasalnya, erupsi sangat berbahaya karena mengeluarkan tingkat mematikan gas sulfur dioksida yang berbahaya di udara dan awak darurat tidak akan dapat membantu siapa pun yang terkena dampaknya.
Erupsi ini terjadi sehari setelah gunung berapi Kilauea meletus.
Sejumlah gempa bumi yang semakin kuat mengguncang daerah itu setelah letusan. US Geological Survey (USGS) melaporkan gempa berkekuatan 6,9 terjadi di tenggara gunung berapi.
Aktivitas gunung berapi baru di zona keretakan timur bawah gunung Kilauea menyebabkan percikan lava yang kuat.
Lava itu tidak melakukan perjalanan lebih dari beberapa puluh meter dari ventilasi.
Namun deformasi tanah terus berlanjut dan ada aktivitas gempa tinggi di daerah itu. Sementara itu tingkat danau lahar di dalam gunung berapi itu terus menurun.
[mel]
BERITA TERKAIT: