Prosesi diawali dengan penyambutan kenegaraan yang berlangsung khidmat di halaman Istana Merdeka.
Setibanya di kompleks Istana, para duta besar mendapat penghormatan resmi dari pemerintah Indonesia, ditandai dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan masing-masing negara sebagai bentuk penghormatan terhadap para perwakilan negara sahabat.
Selanjutnya, para duta besar secara bergantian memasuki ruang kredensial untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo.
Dokumen diplomatik tersebut menjadi penanda resmi dimulainya mandat dan tugas para duta besar dalam menjalankan misi diplomasi serta mempererat kerja sama bilateral dengan Indonesia.
Sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo terdiri atas Manuel Estuardo Roldan Barillas dari Guatemala, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari dari Qatar, Abdirashid Salat Abdille dari Kenya, Ratu Isoa Delamisi Tikoca dari Fiji, Redouane Houssaini dari Maroko, Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria dari Portugal, Bernardo Brea Rodriguez dari Panama, Hong Kwang Il dari Republik Demokratik Rakyat Korea, serta Antonio Rodrigues Jose dari Mozambik.
Usai prosesi penyerahan kredensial, masing-masing duta besar melakukan sesi foto bersama Presiden Prabowo.
Kepala Negara kemudian menerima para diplomat tersebut dalam pertemuan di veranda belakang Istana Merdeka.
Rangkaian acara berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh penghormatan.
Setelah pertemuan selesai, para duta besar berpamitan kepada Presiden Prabowo sebelum meninggalkan Istana Merdeka.
Lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian diperdengarkan sebagai penutup seluruh rangkaian prosesi diplomatik tersebut.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno.
BERITA TERKAIT: