Menurutnya, Gerakan itu, telah menghancurkan prinsip-prinsip demokrasi.
Para pemimpin gerakan sparatis, kata dia, telah membuat keretakan dan konflik di Catalunya. Raja yang berusia 49 tahun itu juga menilai mereka melanggar kesepakatan yang telah disetujui dalam hukum Spanyol.
"Mereka (pemimpin Catalunya) melanggar sistem peraturan yang disetujui secara hukum dengan keputusan mereka. Ini menunjukkan ketidaksetiaan yang tidak dapat diterima terhadap kekuasaan negara," ujarnya seperti dikutip
Reuters, Rabu (4/10).
Raja menegaskan, selama ia masih memakai mahkota kerajaan, maka dia akan berkomitmen menegakan konstitusi Spanyol dan demokrasi, termasuk keutuhan wilayah Spanyol.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: