Saat ditanya mengenai kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat, Seskab tidak secara tegas membantah kabar tersebut.
Ia hanya meminta publik menunggu kepastian resmi, seraya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto yang akan menyampaikan langsung kepada masyarakat.
“Tunggu aja. Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” kata dia.
Sebelumnya, isu reshuffle sempat berembus kencang menjelang Idulfitri dan memicu spekulasi luas.
Namun, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi memastikan bahwa Presiden Prabowo tidak memiliki rencana melakukan perombakan Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat.
“Enggak ada reshuffle, enggak ada. Kita menjelang bulan suci Ramadan, menjelang Lebaran kan, sebagaimana yang tadi baru saja diumumkan (pemberian stimulus ekonomi),” kata Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, bulan lalu.
Meski demikian, Presiden Prabowo telah beberapa kali memberikan sinyal tegas terkait evaluasi kinerja para pembantunya. Ia menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah korektif terhadap menteri yang dinilai tidak menunjukkan performa optimal.
“Anak buah saya hebat-hebat ya, kalau ada satu dua nakal, saya peringati. Satu kali peringatan masih, masih nakal, masih enggak mau dengar. Dua kali peringatan, tiga kali apa boleh buat reshuffle. Harus diganti,” ujar Prabowo saat menyampaikan orasi di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Oktober tahun lalu.
BERITA TERKAIT: