"Apapun niat di balik ucapannya, mereka sangat disesalkan, hadiah dari pemimpin Barat besar kepada setiap tokoh otoriter di seluruh dunia yang tanpa malu-malu telah melanggar hak asasi manusia dengan dalih memerangi terorisme," Zeid Ra'ad al-Hussein mengatakan dalam sebuah Pidato disampaikan awal pekan ini di London.
Selain May, Zeid juga melontarkan kritik bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Ia menilai bahwa kedua pemimpin itu telah melanggar tabu lama atas dukungan masing-masing untuk penyiksaan dan pembunuhan ekstra-yudisial.
"Bahaya untuk keseluruhan sistem hukum internasional sangat nyata," kritkiknya seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: