Sejumlah wanita yang berprofesi sebagai penari bugil dihadirkan di lapas Medium B Johannesburg baru-baru ini.
Dalam sejumlah foto yang menyebar secara viral, tampak setidaknya ada dua penari bugil yang hadir di tengah-tengah ratusan narapidana di dalam penjara tersebut.
Kedua penari tersebut tampak mengenakan pakaian minim dengan sepatu boot tinggi. Mereka melakukan tarian serta gerakan erotis sebagai bentuk penampilan bagi para tahanan.
Hiburan itu merupakan bagian dari acara 21 Juni telah diatur sebagai bagian dari perayaan Hari Pemuda, bagian dari sebuah program yang dimaksudkan untuk membantu rehabilitasi tahanan.
Juru bicara layanan pemasyarakatan Gauteman, Theentse Morwane, mengatakan bahwa para penari tersebut datang hanya dengan mengenakan lingerie atau pakaian dalam.
Awal pekan ini, Departemen Pelayanan Pemasyarakatan membenarkan kebenaran foto-foto tersebut.
Investigasi penuh sedang dilakukan atas hal tersebut.
"Kami tidak dapat mentolerir apa yang telah kami lihat di media sosial sejak Sabtu," kata James Smalberger, komisaris layanan pemasyarakatan nasional.
Ia menambahkan bahwa sebanyak 13 petugas lapas telah diskors dan akan menghadapi tuntutan penuh atas kode etik. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: