Untuk pertama kalinya semenjak kompetisi ini digelar pada 1930, panggung Piala Dunia akan diramaikan oleh 48 negara peserta, sebuah peningkatan drastis dari format klasik yang sebelumnya hanya melibatkan 32 tim.
Lonjakan jumlah kontestan ini tidak hanya menyajikan lebih banyak laga seru, tetapi juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi tim-tim nonunggulan untuk merangkai kejutan di pentas internasional.
Torehan rekor lainnya turut diukir lewat penunjukan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama.
Ini merupakan kali pertama sebuah edisi Piala Dunia diselenggarakan melintasi tiga negara secara serentak.
Dengan dukungan infrastruktur yang modern, rangkaian panjang turnamen ini akan resmi dibuka melalui laga perdana Grup A yang mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada 12 Juni 2026 dini hari WIB.
Berbicara soal peta kekuatan, sang juara bertahan Argentina diprediksi masih menjadi kandidat terkuat untuk kembali merengkuh trofi emas.
Namun, langkah Tim Tango dipastikan tak akan mudah lantaran raksasa sepak bola lainnya seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Portugal, dan Brasil juga datang dengan kekuatan penuh sebagai jajaran negara favorit juara.
Kendati demikian, aroma kejutan selalu menjadi daya tarik utama dari setiap pergelaran Piala Dunia. Dominasi tim-tim elite tersebut berpotensi besar digoyang oleh laju negara-negara kuda hitam.
Skuad Jepang yang konsisten menunjukkan perkembangan pesat, Maroko dengan rekam jejak impresifnya, serta perlawanan alot dari Turki dan Norwegia diproyeksikan bakal membuat persaingan di setiap fase semakin memanas.
Dengan format baru, cakupan wilayah yang luas, serta persaingan yang kian ketat, Piala Dunia 2026 dipastikan siap menghipnotis jutaan pasang mata pencinta sepak bola di seluruh penjuru bumi.
BERITA TERKAIT: