ISIS Hancurkan Masjid Berusia 800 Tahun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 22 Juni 2017, 13:17 WIB
ISIS Hancurkan Masjid Berusia 800 Tahun
Masjid al-Nuri Tahun 2014/BBC
rmol news logo Kelompok militan ISIS meledakkan sebuah masjid kuno yakni Masjid Agung al-Nuri dan menara bersandarnya yang terkenal di tengah pertempuran dengan pasukan pro-pemerintah (Rabu, 21/6).

Masjid yang berusia lebih dari 800 tahun itu adalah tempat di mana pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi memproklamirkan sebuah "khilafah" pada tahun 2014.

Foto udara menunjukkan kompleks masjid yang sebagian besar hancur. Hal itu menyebabkan kecaman yang luas, mengingat masjid tersebut adalah peninggalan sejarah yang berharga.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan bahwa penghancuran itu adalah bentuk deklarasi resmi kekalahan ISIS.

Sementara komandan senior AS di Irak mengatakan bahwa ISIS telah menghancurkan salah satu harta besar Mosul dan Irak.

"Ini adalah kejahatan terhadap rakyat Mosul dan seluruh Irak, dan merupakan contoh mengapa organisasi brutal ini harus dimusnahkan," kata Mayor Jenderal Joseph Martin.

Sementara pihak ISIS, seperti dimuat BBC mengklaim bahwa penghancuran masjid disebabkan oleh pesawat tempur Amerika Serikat.

Komandan Irak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut untuk merebut kembali Mosul mengatakan bahwa pasukan tersebut berada dalam jarak 50 meter dari Masjid ketika IS melakukan kejahatan historis tersebut.

Masjid al-Nuri bertanggal 1172 dan dinamai menurut nama seorang bangsawan yang berperang melawan tentara salib awal.

Sementara menara bersandar di sebelahnya itu dijuluki "si bungkuk". [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA