Ia berasal dari sebuah distrik dii Brussel, yakni Molenbeek.
Polisi mengatakan bahwa ia diketahui membawa sebuah bom yang dilengkapi dengan paku dan tabung gas.
Pelaku ditembak dan kemudian meninggal setelah ledakan kecil yang muncul. Polisi memberlakukan kasus ini sebagai serangan teroris.
Perdana Menteri Belgia Charles Michel mengatakan kepada wartawan bahwa serangan teroris telah dihindari di stasiun tersebut.
Jaksa Eric Van der Sypt mengatakan tersangka, yang diidentifikasi hanya dengan inisial namanya O.Z., telah mendekati sekelompok penumpang di bawah kompleks utama dan berusaha meledakkan kopernya.
Usahanya gagal setelah bom meledak sedikit dan terbakar sebelum meledak untuk kedua kalinya. Beruntung, bom tidak berhasil meledak dalam skala besar.
Pria itu kemudian berlari ke arah seorang pemimpin stasiun dan kemudian menargetkan seorang tentara, sebelum ditembak.
Pelaku tidak memakai sabuk bunuh diri.
Dia kemudian meninggal karena luka-lukanya dan rumahnya di Molenbeek digeledah oleh pasukan khusus pada dini hari Rabu.
Setelah mengadakan sebuah kabinet keamanan pada hari Rabu, perdana menteri mengatakan langkah ekstra diambil untuk mengamankan stasiun, tempat umum dan acara besar.
Konser besar oleh grup Coldplay dijadwalkan akan dilanjutkan di Brussels seperti yang direncanakan pada hari Rabu dan Kamis pekan ini.
Belgia saat ini berada pada tingkat keamanan tertinggi kedua. Ibukotanya juga akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pada hari Kamis dan Jumat.
[mel]
BERITA TERKAIT: