Jerman Khawatir Serangan Cyber Jelang Pemilu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 12 Mei 2017, 17:15 WIB
Jerman Khawatir Serangan Cyber Jelang Pemilu
Angela Merkel/CNA
Kecil Besar
rmol news logo Setelah peretasan mewarnai pemilu Amerika Serikat akhir tahun lalu, kali ini Jerman yang khawatir hal serupa terjadi di Jerman.

Empat bulan sebelum pemilihan umum Jerman, badan keamanan cyber nasional Jerman BSI memperingatkan partai-partai politik untuk menopang pertahanan komputer mereka.

Pemerintah Jerman sendiri telah mendorong pendanaan ke BSI dan akan menambah 180 pekerjaan ke agensi tersebut tahun ini. Termasuk dalam bantuan adalah memperluas pusat pertahanan cyber dan telah meningkatkan berbagai data dengan perusahaan sektor swasta.

Pemerintah bahkan mempelajari perubahan legislatif agar bisa menyerang balik dengan menghancurkan server musuh jika terjadi serangan cyber besar.

Meskipun kewaspadaan ekstra, dengan ratusan ahli cyber dipekerjakan, anggota parlemen Jerman dan pejabat pemerintah yang diwawancarai oleh Reuters mengatakan bahwa pemimpin negara paling kuat di Eropa menghadapi tantangan besar jika mereka mendapat serangan seperti kandidat presiden AS Hillary Clinton dan presiden masuk Prancis, Emmanuel Macron, yang emailnya diretas. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA