Langkah tersebut dilakukan karena menuduh ada campur tangan Amerika Serikat dalam urusan kelompok tersebut.
"Kami akan mengirimkan surat keluhan kepada OAS dan kita akan mulai sebuah proses yang akan memakan waktu 24 bulan," begitu pengumuman yang dikeluarkan oleh pemerintah Venezuela (Rabu, 26/4).
Pengumuman itu dibuat pemerintah Venezuela tak lama setelah OAS memilih untuk mengadakan pertemuan para menteri luar negeri untuk membahas krisis spiral di Venezuela.
Pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat mencoba untuk menurunkan Partai Sosialis Maduro dengan cara campur tangan di OAS.
Diketahui gelombang protes yang terjadi di Venezuela beberapa pekan terakhir berujung kekerasan dan bahkan telah menelan korban jiwa hingga hampir 30 orang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: