Penjarahan Toko Roti Di Tengah Gelombang Protes, 10 Orang Tewas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 22 April 2017, 12:42 WIB
Penjarahan Toko Roti Di Tengah Gelombang Protes, 10 Orang Tewas
Pengamanan di Caracas/BBC
rmol news logo Penjarahan sebuah toko roti di ibukota Venezuela, Caracas berujung dengan insiden yang menewaskan 10 orang.

Rekaman yang dibuat oleh warga menunjukkan tembakan diarahkan kepada para penjarah dan polisi di kendaraan lapis baja mencoba untuk mendapatkan kembali kontrol situasi di distrik El Valle tersebut.

Dua orang tewas ditembak karena menjarah, sedangkan delapan orang lainnya tewas setelah menginjak kabel dengan aliran listrik tegangan tinggi di lokasi yang sama.

Aksi penjarahan berujung kekerasan semacam ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi yang terjadi selama tingga minggu terakhir.

Gelombang terakhir demonstrasi dipicu oleh keputusan Mahkamah Agung pada tanggal 29 Maret untuk mengambilalih kekuasaan dari Majelis Nasional yang dikuasai oposisi.

Pemimpin oposisi meminta pemilihan presiden baru dan pembebasan politisi yang ditangkap sejak Maduro berkuasa empat tahun yang lalu. Mereka menilai bahwa Maduro tidak becus mengurusi masalah negara, hal itu ditandai jelas dengan krisis ekonomi di Venezuela. Padahal negara itu memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia.

Menurut Dana Moneter Internasional, inflasi di Venezuela saat ini mencapai 700 persen.

Sementara itu Maduro menuduh oposisi menggunakan kekerasan dan penjarahan untuk menciptakan kekacauan dan mengguncang pemerintahannya.

"Saya lebih bertekad dari sebelumnya untuk membela negara saya dan rakyat saya melawan komplotan kudeta sayap kanan," kata Maduro. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA