Banyak Muslim Lebih Peduli Halal Pada Makanan Daripada Pendapatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 22 April 2017, 11:14 WIB
Banyak Muslim Lebih Peduli Halal Pada Makanan Daripada Pendapatan
Ilustrasi/Net
rmol news logo Tidak sedikit umat muslim saat ini yang terlalu sibuk memperhatikan soal status makanan terkait halal atau tidaknya ketimbang status sumber pendapatan mereka.

Begitu kritik yang disampaikan oleh Datuk Dr Asyraf Wajdi Dusuki, Wakil Menteri Malaysia yang bertanggung jawab atas urusan Islam, dalam pidatonya di sebuah seminar tentang lembaga keuangan dan amal Islam pekan ini.

Menurutnya, masyarakat Islam saat ini banyak menempatkan isu halal-haram hanya pada apa yang dikonsumsi.

"Kekhawatiran akan makanan halal dan label halal sangat penting. Tapi kekhawatiran serupa mungkin tidak benar bila menyangkut dari mana uang berasal untuk membeli makanan halal itu," kata Asyraf dalam kesempatan tersebut seperti dimuat The Malay Mail Online.

Ia menjelaskan bahwa ketika mengkonsumsi daging, biasanya umat Islam sangat memperhatikan soal apakah penyembelihan hewan itu sesuai syariah atau tidak. Hal itu berkaitan dengan status halal-tidaknya daging tersebut.

Namun tidak banyak yang memperhatikan soal bagaimana uang yang digunakan untuk membeli daging atau makanan lainnya berasal.

"Uang yang mereka terima untuk membeli makanan itu, meski berasal dari riba, bunga, korupsi, mereka tidak peduli," tambahnya.

"Ini adalah sesuatu yang sangat nyata di masyarakat kita saat ini," demikian Asyraf. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA