Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Dalam Negeri Palestina mengatakan bahwa Israel telah menembaki rumah-rumah warga yang berada di sebelah timur Kota Khan Younis.Namun begitu, tuduhan ini segera dibantah oleh jurubicara militer Israel yang mengaku tidak tahu menahu mengenai kebenaran serangan tersebut.
"Kami tidak tahu tentang insiden semacam itu," ujar jurubicara militer Israel yang kepada
Reuters (Sabtu, 16/8) tidak disebutkan namanya.
Gencatan Senjata antar kedua belah pihak telah diperharui pada Kamis lalu. Dalam kesepakatan yang dimediasi oleh Mesir tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan serangan selama lima hari. Pertemburan antara Hamas dan Israel dalam sebulan terakhir telah menewaskan sedikitnya 1.945 warga Palestina dan 64 tentara Israel.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: