Serangan tersebut dilakukan setelah Hamas disebut telah melanggar kesepakatan gencatan senjata selama 24 jam sebagaimana dikehendaki oleh PBB. Hamas, menurut militer Israel, tetap gencar meluncurkan serangan roket selama massa gencatan.
"Setelah Hamas gencar melakukan serangan roket selama massa kemanusiaan, yang disepakati demi kesejahteraan penduduk sipil di Gaza, kini tentara akan membalasnya dengan serangan udara, mengaktifkan kembali angkatan laut dan darat di Jalur Gaza," ujar militer Israel dalam sebuah pernyataan seperti dikutip
Reuters.
Tak lama berselang usai pernyataan tersebut diumumkan, warga Gaza melaporkan telah mendengar baku tembak yang keras di timur Kota Gaza.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: