Koalisi Kemanusiaan Asia Pasifik untuk Palestina Resmi Bermarkas di Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Rabu, 15 April 2026, 19:14 WIB
Koalisi Kemanusiaan Asia Pasifik untuk Palestina Resmi Bermarkas di Jakarta
Prof Dr. Sudarnoto Abdul Hakim selaku Ketua Komite Pengarah Headquarters ASCAP sedang memberikan sambutan (Foto:
rmol news logo Indonesia kembali menegaskan peran strategisnya dalam isu kemanusiaan global dengan meluncurkan Asia Pacific Coalition for Al-Quds and Palestine (APCAP) di Gedung Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jakarta, Rabu, 15 April 2026. 

APCAP diharapkan menjadi motor penggerak kolaborasi kawasan Asia Pasifik dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan perlindungan Al-Quds.

Penetapan Jakarta sebagai pusat koordinasi juga menegaskan pengakuan kawasan terhadap konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan Palestina sejak era Konferensi Asia Afrika 1955.

Ketua Komite Pengarah APCAP, Sudarnoto Abdul Hakim, menilai pembentukan APCAP menjadi langkah strategis saat diplomasi global dinilai belum mampu menjawab tuntutan keadilan bagi Palestina.

“APCAP hadir sebagai wadah kolaborasi untuk menyatukan potensi besar yang selama ini tersebar di kawasan Asia Pasifik menjadi kekuatan kolektif yang nyata dan berdampak. Kami ingin memastikan bahwa solidaritas terhadap Palestina tidak berhenti pada aksi sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan yang terorganisir, terarah, dan berkelanjutan,” ujar Sudarnoto.

Senada dengan itu, Direktur Eksekutif APCAP, Irvan Nugraha, menegaskan bahwa koalisi ini mengusung pendekatan baru yang lebih strategis dan berorientasi jangka panjang, tidak hanya pada bantuan kemanusiaan semata.

“Kami tidak hanya berbicara tentang bantuan logistik, tetapi juga tentang kedaulatan, rekonstruksi, dan pelestarian identitas Al-Quds melalui kepemimpinan kolektif kawasan. Dari Asia Pasifik, kami ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi kemerdekaan Palestina dan perdamaian dunia,” paparnya.

Irvan menyatakan bahwa Headquarters APCAP di Jakarta akan dikelola melalui struktur kepengurusan yang melibatkan berbagai unsur strategis. 

Pada tingkat atas, terdapat Board of Advisory yang diketuai oleh seorang tokoh bangsa dan beranggotakan pimpinan organisasi masyarakat serta lembaga filantropi. 

Selain itu, dibentuk pula Komite Pengarah (Steering Committee) yang dipimpin oleh Sudarnoto Abdul Hakim, dengan anggota yang berasal dari pengurus MUI, kalangan akademisi, hingga perwakilan lembaga filantropi.

Untuk pelaksanaan operasional, Nugraha ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif yang akan memimpin jalannya program organisasi. Ia didampingi jajaran eksekutif yang membidangi sejumlah sektor penting, mulai dari Program dan Pengembangan Jaringan yang dipimpin Lukman Hakim, Hubungan Internasional dan Diplomasi oleh Syamsul Ardiansyah, Riset dan Publikasi oleh Inayatullah A. Hasyim, hingga Operasional dan Keuangan yang dikomandoi Trisna Djuwaeli, serta dukungan administratif dari Kepala Sekretariat Ainun Tanjung.

Ke depan, APCAP akan berperan sebagai pusat orkestrasi berbagai inisiatif kemanusiaan, edukasi, advokasi, hingga penguatan kebijakan yang selama ini berjalan sporadis. 

Dalam aspek kemanusiaan, APCAP berkomitmen memastikan bantuan dari kawasan Asia Pasifik dapat dikelola secara mandiri, strategis, dan berkelanjutan, termasuk untuk mendukung upaya rekonstruksi jangka panjang di Gaza dan Al-Quds.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA