Maksud Obama adalah perusahaan-perusahaan yang mempertahankan sebagian besar usaha di dalam negeri, tetapi menyatakan berpangkalan di negara lain untuk menghindari membayar pajak “yang adil.â€
"Saya mengecam 'sebuah kelompok kecil, tetapi berkembang' yang pergi menghindari pajak," ujarnya dalam pidato mingguannya hari ini (Sabtu, 26/7), sebagaimana dikutip Voanews.
Namun begitu, presiden kulit hitam pertama AS ini sadar bahwa celah dalam UU perpajakan telah membuat tindakan yang demikian benar-benar legal meski merugikan negara.
Untuk itu, Presiden Obama mengimbau kepada rakyat AS untuk merangkul patriotisme ekonomi yang menurunkan tarif pajak penghasilan perusahaan dan menutup celah-celah yang boros.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: