Sebagaimana dilansir kantor berita resmi Israel
Hareetz (Sabtu, 26/7), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) percaya bahwa Hamas kini menembakkan roket lebih sedikit karena ingin memperpanjang durasi pertempuran dan mulai berkurangnya saham atau dana mereka untuk membeli senjata.
Menurut angka IDF, operasi darat Hamas dalam menembakkan roket dan mortir mulai berkurang. Rata-rata Hamas hanya meluncurkan sebanyak 90 roket sehari dari biasanya berjumlah ratusan. Dari jumlah roket yang diluncurkan tersebut, IDFberhasil mencegat sebanyak 20 roket.
Menurut intelijen Israel, awalnya Hamas memiliki sekitar 9.000 roket di Jalur Gaza. Tapi kini hanya tersisa sekitar 3.000 roket yang masih bisa digunakan. IDF juga menyatakan bahwa setengah dari fasilitas produksi roket di Gaza sudah rusak terkena serangan Israel.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: