
Pemerintah Mesir (Sabtu, 12/7) kembali membuka kembali perbatasan Rafah antara Mesir dan Jalur Gaza lantaran melihat kasus-kasus kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan sejak awal serangan Israel yang terjadi pada Selasa lalu (8/7) hingga kini, sedikitnya 121 warganya tewas dan lebih dari 900 lainnya mengalami cedera.
Dua sepertiga dari korban tewas dan cedera adalah warga sipil, anak-anak, perempuan dan lansia.
Seperti dikutip dari
Xinhua (Minggu, 13/7), kementerian itu juga mengungkapkan bahwa layanan medis dan kesehatan yang diberikan rumah sakit di Jalur Gaza sangat minim sehingga tidak mampu menampung semua korban.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: