Erdogan: Penjahat Perang Harusnya Diadili, Bukan Pidato di PBB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Minggu, 27 September 2026, 13:17 WIB
Erdogan: Penjahat Perang Harusnya Diadili, Bukan Pidato di PBB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: X)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa para penjahat perang seharusnya berada di ruang pengadilan untuk mempertanggungjawabkan kejahatan mereka, bukan berdiri di podium PBB.

Pernyataan itu disampaikan Erdogan saat menghadiri penutupan 21st MUSIAD EXPO International Trade Fair dan 29th International Business Forum di Istanbul, dikutip Minggu, 27 September 2026. 

Dia menekankan pentingnya memastikan para pelaku kejahatan perang dan genosida mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

“Para penjahat perang tidak pantas berada di mimbar PBB, tetapi di ruang pengadilan tempat mereka akan mempertanggungjawabkan kejahatan yang telah mereka lakukan dan darah yang telah mereka tumpahkan," tegas Erdogan.

Presiden Turki itu memperingatkan, kegagalan membawa pelaku genosida ke hadapan keadilan dapat membuka peluang terulangnya kekejaman serupa di masa depan.

“Jika pelaku genosida tidak dimintai pertanggungjawaban di hadapan keadilan dan sejarah, kekejaman yang sama akan terjadi lagi,” tuturnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Erdogan kembali menyatakan dukungan Turki terhadap rakyat Palestina. Dia menegaskan bahwa warga Palestina, termasuk masyarakat Gaza, tidak sendirian dalam memperjuangkan hak dan keadilan.

“Kami akan terus, dengan kemampuan terbaik kami, menyampaikan kebenaran dan menjadi suara kaum tertindas,” pungkasnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA