Sejumlah pengunjuk rasa memprotes pengeluaran dana miliaran dolar yang digelontorkan pemerintah Brazil untuk menjadi tuan rumah di berbagai gelaran olehraga dunia seperti Piala Konfederasi, Piala Dunia tahun depan, dan Olimpiade musim panas tahun 2016. Demikian seperti dikutip
Voanews (Minggu, 23/6).
Gelombang demonstrasi itu pada awalnya dipicu oleh kenaikan ongkos bus dan kereta bawah tanah. Tapi, demonstrasi itu kini memusatkan perhatian pada apa yang mereka katakan sebagai ketidakpedulian pemerintah terhadap layanan publik, tingginya pajak dan tingkat korupsi yang semakin merajalela.
Situasi seperti ini menunjukkan bahwa langkah Presiden Dilma Rousseff, yang sebelumnya meminta rakyat Brazil menjaga ketenangan dan mencegah pengunjuk rasa kembali turun ke jalan dengan tidak jadi menaikan tarif angkutan umum, gagal.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: